Percikan Perenungan di Tepian Sungai Mahakam
Beberapa hari yang lalu, saya menjadi fasilitator diklat Vokasi (untuk SMK) di LPMP Kaltim. Tempatnya di dekat sungai Mahakam. Waktu itu terpikir di benak ini bahwa alangkah luasnya sungai tersebut. Berapa km sih panjangnya?; berapa km persegi luas permukaannya? Berapa kilometer kubik volumnya? Selanjutnya, jika dibuatkan keramba; ada berapa juta kerambanya? Berapa juta rupiah hasil keramba tersebut? Alangkah kayanya Kaltim, alangkah kayanya Indonesia. Ketika pikiran tersebut dilontarkan ke teman-teman peserta diklat mereka menjawab: “Yang banyak ikannya hanya di hulu pak.” Lalu saya mengajukan beberapa pertanyaan seperti ini:
- mengapa ikannya hanya ada di hulu?
- lalu siapa yang bertanggung jawab terhadap keadaan seperti itu?
- mengapa kita, sebagai warga dan guru matematika (yang harus selalu bernalar dan berpikir) membiarkan keadaan seperti itu terjadi terus?
- lalu apa peran kita?
Pada akhirnya kita bersepakat bahwa tugas kita semua untuk melestarikan alam. Tugas guru matematika jugalah untuk membantu para siswa bernalar sehingga mereka dapat mencintai dan mewariskan alam yang hijau, asri, dan indah untuk masa depan bangsanya.
Siapa yang harus memulai tugas ini? Menurut saya, guru matematika yang seharusnya ikut juga memulai dengan mengajukan beberapa pertanyaan di atas kepada para siswa kita. Tugas ini adalah tugas kekhalifahan kita yang harus kita tunaikan bersama-sama. Bukankah telah nyata kerusakan di bumi dan di laut akibat ulah kita sendiri? Lalu, sekali lagi, apakah kita akan membiarkannya? Selamat berjuang sahabatku di Kalimantan dan di seluruh Indonesia? Masa depan bangsa ini ada di tangan kita sendiri. Bukankah Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum atau bangsa tanpa kaum atau bangsa itu mau mengubah nasibnya sendiri?
Untuk Apa Belajar Matematika?
Naskah ini dimuat di majalah ‘Widya’ yang merupakan majalah pendidikan, seni, oleah raga, dan pariwisata Vol. 4/ No 41/Desember 2008. JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut DownLoad-Artikel. Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya’
Penilaian di Sekolah. Antara Harapan dan Kenyataan
Naskah ini dimuat di majalah ‘Buletin Puspendik’ yang merupakan majalah resmi Pusat Penilaian Pendidikan, Jakarta, Vol. 5/ No 2/Agustus 2008. JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut download_08_peniaian_puspendik_1. Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya’
Empat Objek Langsung Matematika Menurut Gagne
Naskah ini dimuat di majalah ‘Median’ yang merupakan majalah LPMP Jawa Timur Vol. VI. No 1 (Juni 2008). JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut DownLoad_08_Gagne. Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya’
Pemanfaatan Faktor Sikap dalam Pembelajaran Matematika
Naskah ini dimuat di majalah ‘Limas’ yang merupakan majalah PPPPTK Matematika, Edisi No 21 (November 2008). JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut DownLoad 08-SikapLimas. LoadAusubel . Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya’
Surat Cinta Ala Matematikawan
Surat Cinta Matematikawan? Jika ingin membacanya, klik pada DownLoadSuratCinta
Semiloka 2008: Pembelajaran Matematika Berbasis ICT
Pada tanggal 10 – 11 Juni 2008, di PPPPTK Matematika Yogyakarta telah diadakan seminar dan lokakrya (semiloka) dengan tema: “Pengembangan dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Matematika Berbasis ICT. ” Bagi teman-teman Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang tidak mengikuti, berikut ini laporan dan makalah semiloka dimaksud.
1 Lap Hasil & Rekondasi Semiloka 2008 Fadjar
2 Arahan Dirjen PMPTK Kebijakan
3 Makalah Ibu Ida ICT&PembMat-1
4 Makalah Ibu Ida ICT&PembMat-2
6 Makalah RomiSWahono LIPI E-learning
7 Makalah Salman ITB StandarPendidikan
8 Makalah Tamimudin MobileLearning
PEMBELAJARAN BERMAKNA. TEORI BELAJAR DARI AUSUBEL
Naskah ini dimuat di majalah ‘Limas’ yang merupakan majalah P4TK Matematika. JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut DownLoadAusubel . Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya’
Mengintegrasikan EKSPLORASI pada Pembelajaran Matematika
Naskah ini dimuat di majalah ‘Limas’ Nomor 20, Mei 2008 yang merupakan majalah P4TK Matematika. JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut DownLoadEksplorasi. Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya’
Penalaran Deduktif: Kelebihan dan Kekurangannya
Naskah ini dimuat di majalah ‘Limas’ Nomor 19, Desember 2007 yang merupakan majalah P4TK Matematika. JIka Anda berminat membacanya, klik pada kata berikut DownLoadDeduksi. Jika Anda ingin memberi komentar dan saran, sudilah mengklik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu ketik pada tempat yang disediakan di bawahnya.
-
Arsip
- Juli 2009 (1)
- Desember 2008 (4)
- Juli 2008 (1)
- Juni 2008 (6)
- Maret 2008 (2)
- Nopember 2007 (1)
- Oktober 2007 (5)
- September 2007 (13)
- Agustus 2007 (9)
- Mei 2007 (3)
- April 2007 (5)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
