fadjarp3g

Situsnya Guru Matematika

Masalah Logika

Jika Anda ingin memberikan komentar tentang soal ini, klik pada judul di atas, tunggu sebentar, lalu tulis pada bagian bawah soal yang sudah disediakan. Ok?

Soal Pertama. Diandaikan bahwa politisi selalu berbohong dan ulama selalu berkata benar. Tiga orang sedang berbincang-bincang. Mereka adalah A, B dan C yang menjadi politisi atau ulama namun tidak ada yang merangkap sebagai ulama sekaligus politisi. Perbincangan mereka adalah sebagai berikut:

A : “Kami bertiga ulama.”

B : “Si A berkata benar.”

C : “Tidak. Si A berbohong.”

Yang mana dari ketiga orang tersebut yang politisi dan mana yang ulama.

Petunjuk: Perhatikan pernyataan B dan C.

Soal Kedua Diandaikan bahwa politisi selalu berbohong dan ulama selalu jujur. P, Q, dan R sedang berbincang-bincang. Mereka ada yang menjadi politisi atau ulama namun tidak ada yang merangkap sebagai ulama sekaligus politisi.

P: “Kami bertiga adalah politisi.”

Q: “Tidak. Ada satu orang di antara P, Q atau R yang ulama”.

R tidak berkomentar.

Manakah dari ketiga orang tersebut yang ulama dan mana yang politisi. Petunjuk: Perhatikan pernyataan P. Apakah mungkin dia ulama?

April 21, 2007 - Posted by | Soal/Masalah | , , ,

17 Komentar »

  1. Soal Pertama :
    A adalah politisi
    C adalah ulama

    Soal Dua :
    P adalah politisi
    Q adalah ulama

    am i right?🙂

    Komentar oleh wiwied | April 25, 2007 | Balas

  2. Yes. You are absolutly right. However you have to write the reason why.

    Komentar oleh fadjarp3g | April 25, 2007 | Balas

  3. Pak saya politisi lho
    saya ndak bohong pak..
    Jadi secara logika saya ulama atau politisi?

    Komentar oleh Politisi | April 25, 2007 | Balas

    • secara logika berarti anda politisi tulen, karena tidak mungkin ada polisi tidak berbohong.

      Komentar oleh bahruddin | November 14, 2011 | Balas

  4. coz…

    PROBLEM 1 :
    Politisi selalu boong
    Ulama selalu jujur
    Jika politisi maka tidak ulama
    Jika ulama maka tidak politisi

    i. A = A (A,B,C anggota Ulama)
    ii. B = B = A (A,B,C anggota Ulama)
    iii. C = C = B^ = A^

    B dan C B and B^ = 0

    karena tidak mungkin A anggota ulama dan B anggota ulama dan C anggota ulama, maka pernyataan A jelas salah,
    Jadi pernyataan B juga Salah (ii. B = A)
    Karena pernyataan B salah maka pernyataan C Benar (iii. C = B^)

    Conclusion A adalah politisi
    B adalah politisi
    C adalah ulama

    PROBLEM 2 :
    Politisi selalu boong
    Ulama selalu jujur
    Jika politisi maka tidak ulama
    i. P ==> (P,Q,R anggota POLITISI) ===> tidak mungkin, jadi pernyataan P salah dan P berbohong
    ii. Q ==> (P anggota ULAMA atau Q anggota ULAMA atau R anggota ULAMA) ==> benar

    Karena Q berkata benar maka Q adalah ULAMA
    Jadi P adalah POLOTISI

    Maaf agak mbulet karena bukan seorang matematikawan…

    Komentar oleh wiwied | April 26, 2007 | Balas

  5. Jawabnya jelas-jelas “Saya” bukan “politisi” karena dalam soal, pengandaian hanya P,Q,R atau A,B,C ajah…

    Saya tidak termasuk dalam anggota himpunan semesta.

    Komentar oleh wiwied | April 26, 2007 | Balas

  6. Wid, kamu hebat deh.
    Mas Tamim, logika mas juga hebat. saya sampai bingung ngejawabnya. ayo jawaban untuk pertanyaan mas sendiri apa ayo? bisa ngak dijawab?

    Komentar oleh fadjar | April 26, 2007 | Balas

  7. Saya juga bingung dengan pertanyaan saya pak… hehehe
    Kalo saya politisi:
    Saya bilang politisi=berarti perkataan saya bohong(berarti saya kan saya bukan politisi)
    Saya bilang saya tidak bohong=saya berbohong

    Kalo saya ulama
    Saya kan bilang saya politisi berarti itu jujur (pdhl saya ulama)
    Kalo saya bilang saya tidak bohong itu benar=ulama tidak berbohong

    Jadi saya juga bingung…

    Btw, Selamat atas anugerah bintang satya lencana dari presiden (makan-makan nih hehehehe)…

    Komentar oleh mtamim | Mei 2, 2007 | Balas

  8. B dan C memiliki profesi yang berbeda. Jika B politisi maka C ulama. C bilang A bohong jadi A Politisi. Gimana Pak, betul nggak?

    Komentar oleh hera | Mei 3, 2007 | Balas

  9. Hera, terima kasih ya komentarnya. Karena B dan C memiliki profesi yang berbeda, berarti bagaimana dengan pendapat A. Artinya, A ulama atau politisi?

    Komentar oleh fadjarp3g | Mei 6, 2007 | Balas

  10. Untuk mas tamim, jangan bingung. Lihat jawaban hera dan komentar saya.

    Komentar oleh fadjarp3g | Mei 6, 2007 | Balas

  11. SOAL 1:
    A DAN B POLITISI, C = ULAMA.

    Komentar oleh Thabit | Agustus 21, 2008 | Balas

  12. Untuk Thabit, Tq. Mengapa Anda mengatakan begitu? Apa alasannya?

    Komentar oleh fadjarp3g | Agustus 22, 2008 | Balas

    • jika A Ulama, tidak mungkin membuat pernyataan begitu. karena Ulama selalu berkata benar. sedangkan mereka bertiga bukan ulama. jelas sekali itu bohong..jadi jelas A adalah politisi..
      B membenarkan pernyataan A, B juga politisi. sehingga C adalah Ulama

      Komentar oleh djaroet | November 22, 2010 | Balas

  13. soal 2.
    P adalah politisi. karena P bohong mengatakan mereka bertiga politisi. sedangkan Q jujur mengatakan bahwa ada salah satu mereka ulama (sesuai dengan pernyataan) jadi Q adalah ulama

    Komentar oleh djaroet | November 22, 2010 | Balas

  14. Soal 1l: Si A dan B adalah politisi, dan si C adalah ulama.
    Soal 2: saya belum tau jawabannya.

    Komentar oleh Rody | April 5, 2012 | Balas

  15. For latest news you have to pay a quick visit world wide web and on internet I found this site as a most excellent web page for most recent updates.

    Komentar oleh fitness watch | April 15, 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: